Kalian
tahu rasanya mencintai seseorang yang mungkin seharusnya kalian benci? Sakit
memang. Dan selebihnya adalah rasa miris melihat diri sendiri yang tidak mampu
mengontrol dan menyelaraskan pikiran dengan hati. Dan tahukah kalian apa yang
akan dilakukan jika itu terjadi? Berdiam diri, memendam semuanya jauh di dasar
hati agar tidak ada satupun yang tahu, meredam amarah agar tidak lagi-lagi ada
pertengkaran dengan diri sendiri. Menangis.
Meyakinkan
diri bahwa dengan membenci akan menjadi kesalahan kedua terbesar, yang tidak
berhak mendapatkan kata maaf dalam bentuk apapun. Meyakinkan diri, diam cukup
menjadi pilihan terbaik untuk membuat orang lain nyaman, meski kita terluka
parah.
Tidak
lagi menjadi penting untuk memikirkan kenyamanan diri, untuk membuat orang lain
nyaman.
Tidak
perlu mencintai, tidak juga membenci.
Pergi.





