Minggu, 06 Oktober 2013

Kecamuk








Kalian tahu rasanya mencintai seseorang yang mungkin seharusnya kalian benci? Sakit memang. Dan selebihnya adalah rasa miris melihat diri sendiri yang tidak mampu mengontrol dan menyelaraskan pikiran dengan hati. Dan tahukah kalian apa yang akan dilakukan jika itu terjadi? Berdiam diri, memendam semuanya jauh di dasar hati agar tidak ada satupun yang tahu, meredam amarah agar tidak lagi-lagi ada pertengkaran dengan diri sendiri.  Menangis.

Meyakinkan diri bahwa dengan membenci akan menjadi kesalahan kedua terbesar, yang tidak berhak mendapatkan kata maaf dalam bentuk apapun. Meyakinkan diri, diam cukup menjadi pilihan terbaik untuk membuat orang lain nyaman, meski kita terluka parah.

Tidak lagi menjadi penting untuk memikirkan kenyamanan diri, untuk membuat orang lain nyaman.
Tidak perlu mencintai, tidak juga membenci.
Pergi.
Read More

© Yenny Yenz, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena